Kamis, 24 November 2016

Aksiologi Matematika



PERANAN MATEMATIKA DALAM SEJARAH PERADABAN MANUSIA


Matematika sangat memiliki peranan penting dalam peradaban manusia, tanpa matematika maka kita tidak bisa mengenal perhitungan yang akan memudahkan manusia dalam melakuakan aktifitas mereka, misalkan di bidang perdangangan, bisnis, perhitungan, dan di segala bidang lainnya. Peranan matematika dalam sejarah peradaban manusia merupakan sejarah tentang peranan filasfat matematika mempengaruhi segala bidang kehidupan dan bidang kajian manusia dalam memajuakn ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan kemajuan peradaban manusia tidak bisa dilepaskan dari peranan ilmu pengetahuan. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi ibarat mata rantai yang tidak terputus satu sama lain. Hal-hal baru yang ditemukan pada suatu masa menjadi unsur terpenting bagi penemuan-penemuan di masa selanjutnya. Oleh karena itulah kemudiam mengalami percepatan atau radikalisasi yang tidak jarang berada di luar dugaan manusia lainnya.

Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan individu, sosial, dan negara. Dengan adanya peningkatan produksai yang tinggi, maka barbagai macam kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan lebih baik. Tetapi di lain pihak teknologi cenderung membuat manusia menjadi suatu unit yang abstrak dalam hubungannya antara manusia dengan kebutuhannya, sahingga ada anggapan bahwa manusia tidak bekerja dan yang menggantikan mereka adalah mesin- mesin yang telah diciptakannya. Sekarang kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sudah sampai pada pengembangan otomatisasi. Misalkan, suah bukan lagi pada peningkatan kemampuan organ-organ tubuh manusia atau manusia yang bekerja, akan tetapi prekerjaan manusia telah dianggap sebagai suatu sistem tertutup. Sehingga, dalam otomatisasi mesinlah yang mengambil alih segala pekerjan yang dilakukan oleh manusia.
Alat teknologi yang telah dihasilkan cukup banyak sekali, hampir segala bidang teknik dan rekayasa lainnya memiliki alat tertentu yang memudahkan manusia membutuhkan waktu cepat untuk menempuh jarak yang jauh, maka untuk memenuhi kebutuhan manusia digunakanlah alat teknologi misalnya, sepeda,motor, mobil, dan pesawat tergantung yang mana dipilih oleh manusia.
Pada zaman dulu benda- benda yang kecil tidak mampu dilihat dengan mata telanjang, akan tetapi pada zaman sekarang orang mampu melihat benda yang terkecil dengan bantuan teknologi. Alat optik misalnya, mampu membantu mata melihat benda-benda yang sangat kecil atau letaknya sangat jauh. Telepon dan radio mampu meningkatkan kemampuan manusia dalam mendengar, kemudian komputer banyak sekali kegunaannya dalam proses pemikiran manusia.
Meskipun peradaban manusia terus berubah dengan pesat, namun matematika senantiasa relevan dan menunjang terhadap perubahan peradaban tersebut. Matematika telah memberikan kontribusi besar dalam kemajuan sains dan teknologi dan pada sejarahnya telah menggambarkan suatu pembangunan peradaban manusia. Matematika merupakan warisan untuk seluruh umat manusia. Secara ringkas sejarah mengatakan perkembangan matematika dalam kehidupan sosial, sejak dikenalnya sejarah kehidupan peradaban manusia menurut Brifits dan Hawsen (1974) dibagi dalam 4 tahap:
1.    Mesir Kuno (Babylonia dan Mesopotamia); matematika telah dipergunakan dalam perdagangan, peramalan dalam musim pertanian, teknik pembuatan bangunan air.

2.    Peradaban Yunani Kuno; matematika digunakan sebagai cara berpikir nasional dengan menerapkan langkah-langkah dan definisi tertentu tentang hal-hal yang berhubungan dengan matematika.
3.    Arab, Cina dan India pada tahun 1000 telah mengembangkan ilmu hitung dalam aljabar bahkan kata aljabar dari bahasa Arab algebria. Pada saat itu telah didapatkan cara perhitungan dengan angka 0 dan cara menggunakan desimal untuk kepraktisan cara aljabar.
4.    Zaman renaisans; matematika modern telah diterapkan antara lain kalkulus dan diferensial. Pada abad 18 terjadi revolusi industri, berkembang ilmu ukur non Euclid oleh Ganes (1777-1855) dan oleh Einstein dikembangkan lebih lanjut dari teori relativitas.




Refrensi :
Haryono Didi.2014. Filsafat Matematika. Bandung: Alfabeta



Picture : Google.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar