PERANAN MATEMATIKA DALAM SEJARAH PERADABAN MANUSIA
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan individu, sosial, dan negara. Dengan adanya peningkatan produksai yang tinggi, maka barbagai macam kebutuhan manusia dapat dipenuhi dengan lebih baik. Tetapi di lain pihak teknologi cenderung membuat manusia menjadi suatu unit yang abstrak dalam hubungannya antara manusia dengan kebutuhannya, sahingga ada anggapan bahwa manusia tidak bekerja dan yang menggantikan mereka adalah mesin- mesin yang telah diciptakannya. Sekarang kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sudah sampai pada pengembangan otomatisasi. Misalkan, suah bukan lagi pada peningkatan kemampuan organ-organ tubuh manusia atau manusia yang bekerja, akan tetapi prekerjaan manusia telah dianggap sebagai suatu sistem tertutup. Sehingga, dalam otomatisasi mesinlah yang mengambil alih segala pekerjan yang dilakukan oleh manusia.
Alat teknologi yang telah dihasilkan
cukup banyak sekali, hampir segala bidang teknik dan rekayasa lainnya memiliki
alat tertentu yang memudahkan manusia membutuhkan waktu cepat untuk menempuh
jarak yang jauh, maka untuk memenuhi kebutuhan manusia digunakanlah alat
teknologi misalnya, sepeda,motor, mobil, dan pesawat tergantung yang mana
dipilih oleh manusia.
Pada zaman dulu benda- benda yang
kecil tidak mampu dilihat dengan mata telanjang, akan tetapi pada zaman
sekarang orang mampu melihat benda yang terkecil dengan bantuan teknologi. Alat
optik misalnya, mampu membantu mata melihat benda-benda yang sangat kecil atau
letaknya sangat jauh. Telepon dan radio mampu meningkatkan kemampuan manusia
dalam mendengar, kemudian komputer banyak sekali kegunaannya dalam proses
pemikiran manusia.
Meskipun peradaban manusia terus
berubah dengan pesat, namun matematika senantiasa relevan dan menunjang
terhadap perubahan peradaban tersebut. Matematika telah memberikan kontribusi
besar dalam kemajuan sains dan teknologi dan pada sejarahnya telah
menggambarkan suatu pembangunan peradaban manusia. Matematika merupakan warisan
untuk seluruh umat manusia. Secara ringkas sejarah mengatakan perkembangan
matematika dalam kehidupan sosial, sejak dikenalnya sejarah kehidupan peradaban
manusia menurut Brifits dan Hawsen (1974) dibagi dalam 4 tahap:
1. Mesir Kuno
(Babylonia dan Mesopotamia); matematika telah dipergunakan dalam perdagangan,
peramalan dalam musim pertanian, teknik pembuatan bangunan air.
2. Peradaban
Yunani Kuno; matematika digunakan sebagai cara berpikir nasional dengan
menerapkan langkah-langkah dan definisi tertentu tentang hal-hal yang
berhubungan dengan matematika.
3. Arab, Cina
dan India pada tahun 1000 telah mengembangkan ilmu hitung dalam aljabar bahkan
kata aljabar dari bahasa Arab algebria. Pada saat itu telah didapatkan cara
perhitungan dengan angka 0 dan cara menggunakan desimal untuk kepraktisan cara
aljabar.
4. Zaman
renaisans; matematika modern telah diterapkan antara lain kalkulus dan
diferensial. Pada abad 18 terjadi revolusi industri, berkembang ilmu ukur non
Euclid oleh Ganes (1777-1855) dan oleh Einstein dikembangkan lebih lanjut dari
teori relativitas.
Refrensi :
Haryono Didi.2014. Filsafat
Matematika. Bandung: Alfabeta
Picture : Google.com




Tidak ada komentar:
Posting Komentar